Prodi Teknik Mesin UJB Gelar Pelatihan Dasar K3L, Bekali Mahasiswa dengan Budaya Keselamatan Kerja Sejak Dini

Yogyakarta, 11 Juni 2026 – Program Studi Teknik Mesin Universitas Janabadra (UJB) berhasil menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Dasar-Dasar Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) pada Kamis (11/6/2026) di Ruang Eksekutif Kampus Pusat Universitas Janabadra. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 50 mahasiswa Teknik Mesin UJB mulai dari semester 2 sampai semester 8 dan berlangsung dengan lancar serta penuh antusiasme.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya penerapan budaya kerja yang aman, sehat, produktif, dan berkelanjutan. Selain memberikan bekal pengetahuan dasar K3L, kegiatan ini juga bertujuan mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang menuntut kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja sebagai salah satu aspek utama dalam operasional industri.
Ketua Program Studi Teknik Mesin UJB, Joko Winarno, S.T., M.Eng., hadir sebagai pemateri pertama yang menyampaikan materi mengenai pengantar K3L, regulasi keselamatan kerja, identifikasi bahaya, penilaian risiko, serta pengendalian risiko di lingkungan kerja. Selanjutnya, materi mengenai implementasi K3L di dunia industri disampaikan oleh Widiarto, S.T., HSE Officer PT Eagle Glove Indonesia sekaligus alumni Teknik Mesin UJB angkatan 2006. Melalui pengalaman profesionalnya, peserta mendapatkan gambaran nyata mengenai penerapan sistem keselamatan kerja di perusahaan.

Dalam kesempatan tersebut, Widiarto menegaskan bahwa penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak hanya menjadi tanggung jawab manajemen atau bagian HSE perusahaan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh individu yang terlibat dalam aktivitas kerja. “Keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab bagian HSE atau manajemen perusahaan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pekerja. Oleh karena itu, budaya K3 harus dibangun sejak dini agar menjadi kebiasaan yang melekat dalam setiap aktivitas kerja,” ujar Widiarto. Menurutnya, pembentukan budaya K3 sejak masa perkuliahan akan membantu mahasiswa lebih siap menghadapi tantangan dan risiko kerja ketika memasuki dunia industri.
Materi pelatihan mencakup berbagai topik penting, antara lain pengantar K3L dan peraturan perundangan, identifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengendalian risiko (HIRADC), kesehatan kerja dan higiene industri dasar, keselamatan kerja dan pencegahan kecelakaan, pengelolaan lingkungan hidup di perusahaan, dokumentasi dan administrasi K3L, implementasi K3L di tempat kerja, studi kasus, serta evaluasi dan peningkatan berkelanjutan (continual improvement). Penyampaian materi yang interaktif disertai diskusi dan studi kasus membuat peserta lebih mudah memahami konsep-konsep yang diberikan.
Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta menunjukkan partisipasi aktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi terkait berbagai permasalahan keselamatan kerja yang sering dijumpai di lingkungan industri manufaktur maupun konstruksi. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya keterlibatan dalam setiap sesi hingga kegiatan berakhir.
Keberhasilan pelaksanaan pelatihan ini tidak terlepas dari dukungan panitia yang terdiri dari mahasiswa Teknik Mesin UJB. Para mahasiswa yang tergabung dalam kepanitiaan berperan aktif dalam persiapan, pelaksanaan, registrasi peserta, dokumentasi, hingga pengelolaan jalannya acara sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan tertib dan sesuai jadwal.
Ketua Program Studi Teknik Mesin UJB, Joko Winarno, S.T., M.Eng., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, narasumber, dan panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia berharap pelatihan K3L dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mendukung kegiatan akademik, praktik laboratorium, maupun saat memasuki dunia kerja profesional.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Mesin Universitas Janabadra terus menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis di bidang keteknikan, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap aspek keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung terciptanya budaya K3 yang kuat di kalangan mahasiswa dan calon tenaga profesional di masa depan.





Kampus 1 : Jl. Tentara Rakyat Mataram No. 55-57 Yogyakarta 55231

