Menuju Wisata Hijau: Universitas Janabadra Sukses Dorong Revitalisasi Lembah Oyo Kedungjati Bantul

BANTUL – Kawasan wisata Lembah Sungai Oyo di Kedungjati, Selopamioro, Imogiri, Bantul, bersiap naik kelas menjadi destinasi wisata yang tidak hanya memikat, tetapi juga berkelanjutan dan ramah lingkungan. Langkah maju ini digerakkan melalui program pengabdian masyarakat multi-tahun berskema Pemberdayaan Wilayah (PW) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Program yang digawangi oleh tim pengabdi dari Universitas Janabadra (UJB)—beranggotakan Danang Wahyudi, Rini Raharti, dan Sukamto—ini mengusung misi besar bertajuk “Revitalisasi Manajemen Wisata Kawasan Sungai untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat menuju Green Environmental Sustainability”.

Program ini mengintegrasikan peran akademisi dengan berbagai elemen penting (konsep pentahelix). Dalam pelaksanaannya, tim pengabdi UJB menggandeng mitra strategis, mulai dari pihak birokrasi hingga penggerak lokal, di antaranya:

  • Bappeda Kabupaten Bantul (selaku perwakilan pemerintah).

  • Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lembah Oyo (selaku pengelola destinasi).

  • UMKM Sekar Jatimulyo (selaku penggerak ekonomi kreatif berbasis produk lokal).

“Kunci utama dari program pengabdian masyarakat ini adalah kolaborasi yang erat. Kita ingin mewujudkan tata kelola wisata Lembah Oyo yang lebih profesional, mandiri, dan berdaya saing tinggi tanpa merusak kelestarian alam sekitar,” ujar perwakilan tim pengabdi UJB.

Bukan sekadar konsep di atas kertas, program Pemberdayaan Wilayah ini diwujudkan dalam serangkaian aksi nyata guna mendongkrak kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan fasilitas penunjang di lapangan. Berbagai kegiatan yang telah sukses dilaksanakan meliputi:

  • Pemberdayaan UMKM Lokal: Edukasi dan pelatihan pembuatan produk olahan berbahan dasar lokal, perbaikan sistem pengemasan (packaging), dokumentasi produk yang estetis, hingga strategi pemasaran digital (digital marketing) agar produk lokal Bantul bisa menembus pasar yang lebih luas.

  • Peningkatan Kapasitas Pokdarwis: Pelatihan manajemen tata kelola wisata modern dan simulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi para pengelola wisata air.

  • Bantuan Fisik Wisata: Guna memperkuat daya tarik destinasi dan memastikan keamanan wisatawan, program ini juga menyalurkan bantuan sarana pendukung wisata sungai.

Melalui sinergi multipihak ini, Lembah Sungai Oyo Kedungjati diharapkan tidak hanya menjadi magnet baru bagi pemburu wisata alam (green tourism), tetapi juga mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat secara berkelanjutan.