Kuliah Umum, mengawali rangkaian PERMAKK 2021

Universitas Janabadra (UJB) menggelar Pekan Pencerahan dan Orientasi Mahasiswa Kampus Kebangsaan (PERMAKK), Senin (6/9). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru (Maba) secara daring. Rangkaian PERMAKK diselenggarakan selama 3 hari, dimulai hari ini. Hari pertama kegiatan PERMAKK ini diawali dengan pembukaan secara resmi oleh Dr. Ir. Edy Sriyono, MT selaku rektor dengan penyematan Co Card kepada perwakilan Mahasiswa Baru. Acara dilanjutkan dengan kuliah umum sebagai inti kegiatan hari pertama PERMAKK. Kuliah umum juga diikuti oleh mahasiswa lama dan sekaligus menandai dimulainya kegiatan perkuliahan tahun ajaran baru Semester Ganjil TA 2021/2022.

Pada kesempatan ini, Rektor Universitas Janabadra, Dr. Ir. Edy Sriyono, MT mengatakan saat ini ranking Universitas Janabadra berada pada Klaster 3 pada posisi 134 dari 2.136 PT di seluruh Indonesia dalam implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan berada pada posisi 10 PTS terbaik di Yogya pada urutan ke 8. Lebih lanjut, Edy Sriyono menyampaikan, untuk menyongsong perkembangan jaman, mahasiswa saat ini dituntut untuk mempersiapkan diri dengan bekal kompetensi tertentu yang dibutuhkan. Sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi, Universitas Janabadra selalu berupaya dan bersiap diri memfasilitasi mahasiswa meraih kompetensi tersebut.

Dalam kesempatan kuliah umum ini, Nindyo Cahyo Kresnanto sebagai pemateri menyampaikan masa depan pembelajaran dalam era digital, dengan Tema: Siap Menjadi Pembelajar Merdeka . Lebih lanjut Nindyo menjelaskan bahwa saat ini, Bidang Hukum banyak dipengaruhi oleh perkembangan sistem teknologi informasi, maka banyak perguruan tinggi di Amerika dan Eropa telah berubah menjadi Law Schience and Technology. Perkembangan teknologi saat ini dan masa datang akan terus terjadi bahkan semakin pesat. Bidang Ekonomi, digital economy, saat ini banyak sekali aplikasi untuk mempermudah pengelolaan bisnis. Bagaimana masa depan bidang bisnis, perbankan, industri dan sebagainya yang terus berkembang. Bidang Pertanian, mengunakan smart farming. Aktivitas bidang pertanian dilakukan dengan mesin dan teknologi. Petani tidak lagi mencangkul menanam dan panen dengan tenaga langsung. Menggunakan mesin mulai dari budidaya hingga panen bahkan distribusi dan pemasaran. Bidang Teknik, saat ini bangunan gedung bisa dirancang dalam bentuk digital, kita bisa masuk dalam disain dan merasakan dinginnya AC dan suasana dalam gedung tersebut sebelum gedung itu secara fisik dibangun.

Itulah sekilas gambaran masa depan dunia nyata yang akan kalian hadapi. Kalian para maba saat ini masuk PT termasuk pada GEN Z. Untuk itu kalian yang termasuk GEN Z harus mempersiapkan diri menyongsong masa depan dengan mendapatkan dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan di jamannya. Untuk menyongsong masa depan era digital, kita harus kreatif dala enjalankan aktivitas sesuai kompetensi yang kita miliki.

Penulis

Tresno/Humas UJB