Universitas Janabadra Serahkan Mesin Produksi Bawang Goreng untuk Dukung Produktivitas Kelompok Usaha Disabilitas Difa Bangun

Sleman, 18 Agustus 2026 — Universitas Janabadra melalui Program Studi Teknik Mesin dan Program Studi Manajemen melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menyerahkan bantuan alat produksi kepada kelompok usaha disabilitas Difa Bangun, Kalurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kalurahan Bangunkerto tersebut menjadi bagian dari upaya Universitas Janabadra dalam memperkuat kapasitas dan produktivitas kelompok usaha masyarakat, khususnya kelompok penyandang disabilitas yang secara aktif mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi produktif.
Dalam kegiatan tersebut, Universitas Janabadra menyerahkan dua unit alat produksi, yakni mesin perajang bawang dan mesin peniris minyak, yang dirancang untuk membantu meningkatkan efisiensi proses produksi, khususnya dalam pengolahan produk makanan seperti keripik dan bawang goreng.
Mesin perajang bawang memiliki kapasitas produksi sekitar 8–10 kg per jam dengan daya listrik 200 watt. Sementara itu, mesin peniris minyak memiliki kapasitas sekitar 3–5 kg per proses dengan daya listrik 150 watt. Kehadiran kedua alat tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada proses produksi secara manual sekaligus meningkatkan kapasitas dan konsistensi hasil produksi.
Kegiatan pengabdian ini merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi Teknik Mesin dan Program Studi Manajemen Universitas Janabadra bersama kelompok usaha disabilitas Difa Bangun Bangunkerto. Kolaborasi tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan peralatan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat melalui pendekatan teknologi dan manajemen.
Dari Program Studi Teknik Mesin, kegiatan melibatkan delapan dosen, yaitu Joko Winarno, S.T., M.Eng.; Sri Gati Hutomo, S.T., M.T.; Dr. Untoro Budi Surono, S.T., M.Eng.; Ardiyan Rhamadhani, S.T.; Sukamto, S.T., M.T.; Ir. Supriyanto, M.T.; M. Arief Saputro, S.T., M.Eng.; dan Bayu Megaprastio, S.T., M.Eng.
Sementara itu, Program Studi Manajemen diwakili oleh Dra. Kartinah, M.Si. dan Andika, S.E., M.M. Kegiatan juga melibatkan delapan mahasiswa Universitas Janabadra, yaitu Ahmad Mustafidin, Riki Ferdiansyah, Sahat Yansen Parulian S., Yanuar Pramudya P., Nabila Parsika, Paramitha Agustin Safana, Mutia Lestari, dan Yopa Alisa Febrine.
Hadir dalam kegiatan tersebut anggota kelompok usaha Difa Bangun yang merupakan penyandang disabilitas dengan berbagai latar belakang usaha. Salah satu kegiatan ekonomi yang mereka jalankan adalah produksi makanan olahan dan keripik, yang membutuhkan proses pengolahan bahan secara berulang dan cukup banyak menggunakan tenaga manual.
Karena itu, bantuan peralatan produksi menjadi penting untuk mendukung proses kerja mereka. Mesin perajang bawang dapat mempercepat proses pemotongan dengan ukuran yang lebih seragam, sedangkan mesin peniris minyak membantu mengurangi kandungan minyak pada produk setelah proses penggorengan.

Ketua Kelompok Usaha Difa Bangun, Drs. Muhamad Nasir, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Universitas Janabadra atas bantuan peralatan yang diberikan. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi dorongan bagi anggota kelompok untuk terus mengembangkan kegiatan usaha yang selama ini dijalankan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Universitas Janabadra, khususnya tim pengabdian, atas bantuan alat yang diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti untuk menunjang kegiatan produksi. Kami berharap ke depan kerja sama dan bantuan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga usaha kami semakin berkembang,” ungkap Muhamad Nasir.
Kegiatan tersebut juga disaksikan langsung oleh Lurah Bangunkerto, Anas Makruf. Dalam kesempatan tersebut, Anas menyampaikan apresiasinya atas perhatian Universitas Janabadra terhadap pengembangan kelompok usaha di wilayah Bangunkerto.
“Dengan adanya bantuan alat ini, kami berharap produktivitas kelompok usaha Difa Bangun dapat semakin meningkat. Semoga alat yang diberikan dapat benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan usaha dan memberikan manfaat bagi para anggotanya,” ujar Anas Makruf.

Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian Universitas Janabadra, Dra. Kartinah, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan kerja sama yang baru dibangun. Hubungan antara Universitas Janabadra dengan Kalurahan Bangunkerto telah berlangsung selama kurang lebih enam tahun melalui berbagai kegiatan pengabdian dan kolaborasi dengan masyarakat.
“Kerja sama antara Universitas Janabadra dengan Desa Bangunkerto sudah berjalan kurang lebih enam tahun. Kami berharap hubungan yang sudah terjalin dengan baik ini tidak berhenti sampai di sini. Justru ke depan harus terus dikembangkan agar semakin banyak kegiatan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Kartinah.
Menurutnya, keberlanjutan program menjadi salah satu hal penting dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Bantuan alat bukan hanya dimaksudkan sebagai pemberian sarana produksi, tetapi diharapkan menjadi bagian dari proses pemberdayaan masyarakat agar kelompok usaha mampu meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Dari sisi teknologi, keterlibatan Program Studi Teknik Mesin diarahkan untuk memberikan solusi terhadap kebutuhan peralatan produksi yang sesuai dengan kondisi dan kemampuan kelompok usaha. Sementara itu, Program Studi Manajemen memberikan perspektif pengembangan usaha sehingga pemanfaatan teknologi dapat berjalan seiring dengan peningkatan pengelolaan usaha.
Kolaborasi tersebut menjadi contoh penerapan tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan menghubungkan kompetensi akademik perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Melalui penyerahan mesin perajang bawang dan mesin peniris minyak tersebut, Universitas Janabadra berharap produktivitas kelompok usaha Difa Bangun dapat meningkat, proses produksi menjadi lebih efektif dan efisien, serta peluang pengembangan produk makanan olahan semakin terbuka.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Janabadra untuk terus membangun kemitraan yang berkelanjutan dengan masyarakat dan pemerintah desa, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi, pemberdayaan kelompok disabilitas, serta pemanfaatan teknologi tepat guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Kampus 1 : Jl. Tentara Rakyat Mataram No. 55-57 Yogyakarta 55231


