Renovasi, Maintenance dan Pembangunan Kampus UJB

Kamis (31/03/2022) Pimpinan Yayasan Perguruan Tinggi Janabadra (YPTJ) mengundang segenap pimpinan dan struktural di lingkungan Universitas Janabadra sekaligus menandai telah selesainya renovasi kantor Yayasan Perguruan Tinggi Janabadra siap digunakan kembali untuk aktivitas harian. Dalam sambutannya, Drs. Suryadiman, Ketua YPTJ mengkisahkan, sebelum renovasi keberadaan kantor Yayasan sungguh kurang mendukung karena semua pengurus berkantor dalam satu ruang dengan masing masing meja ½ biro berdampingan satu dengan yang lain. Dengan memanfaatkan space ruang terbuka, kantor yayasan kini diperluas bertambah sekitar 3×6 m2 sehingga cukup leluasa untuk dijadikan ruang kantor dan ruang rapat yang mampu menampung hingga 20 orang peserta rapat. Ruang ini tidak hanya diperuntukkan rapat pengurus yayasan saja tetapi dapat digunakan oleh semua unit yang membutuhkan ruang rapat , demikian ungkap Suryadiman. Pekerjaan renovasi dan maintenance di lingkungan Universitas Janabadra, tidak hanya dilakukan oleh universitas dan yayasan tetapi juga telah dilakukan oleh unit unit / fakultas seperti FEB dan FT telah membangun beberapa ruang kantor dan studio dan FH telah membangun beberapa ruang kantor serta sarana laboratorium peradilan semu. Program besar pimpinan universitas dan yayasan ke depan adalah bagaimana merealisasikan Kampus Terpadu Trini yang saat ini masih terkendala ijin prinsip pendirian bangunan.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Ir. Edy Sriyono., MT rektor Universitas Janabadra dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam rangka pengelolaan keuangan dan asset semua dilakukan secara transparan, semua apa yang dimiliki oleh universitas maupun yayasan diketahui dan dikelola secara bersama dan terbuka untuk kepentingan pengembangan universitas.

Menutup acara yang diselenggarakan oleh pimpinan YPTJ yang dikemas dengan tema Renovasi, Maintenance dan Pembangunan Kampus, Prof Dr. Ir. Bambang Suhendro,mM.Sc selaku Ketua Pembina YPTJ menegaskan bahwa dalam pembangunan fisik sebuah kampus yang penting untuk diperhatikan adalah used factor harus mencapai minimal 70% dari alokasi waktu yang tersedia. Tidak boleh ada sekat / pagar pagar dalam pemanfaatan semua fasilitas yang ada baik antara PS/Fakultas maupun Universitas bahkan Yayasan. Mengakhiri kata sambutannya, Pembangunan Kampus Terpadu Trini mesti segera diwujudkan demikian pesan Prof. Bambang Suhendro, yang pernah mejabat Dirjen Dikti Periode 1991 1999.

Penulis

Tresno S / Humas UJB