Info Akademik

Kebijakan Penggunaan Tanah Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Masyarakat Di Masa Pandemi Covid 19

  • Admin
  • 29 Desember 2022
  • 143

Pada tahun ini Universitas Janabadra Kembali mendapatkan Dana Hibah Penelitian yang bersumber dari Dana Pendidikan (LPDP) Tahun 2021–2022. Salah satu tim peneliti yang diketuai oleh Dr Fransisca Romana Harjiyatni, SH MHum dengan anggota Erna Sri Wibawanti SH MHum dan Rini Anggraeni melakukan penelitian dengan tema Kebijakan Penggunaan Tanah untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi yang melarang petani mengubah fungsi lahan dari lahan pertanian menjadi lahan non pertanian dan pemenuhan hak petani untuk sejahtera terkait dengan larangan tersebut. 

Wawancara dengan PPAT

Wawancara dengan PPAT

Hasil kajian menunjukkan: Pertama, Perda Kabupaten Sleman pertama kali mengatur bahwa lahan seluas 17.000 ha dilarang dikonversi. Pengendalian alih fungsi lahan seluas 17.000 ha itu dilakukan melalui mekanisme perizinan. Kedua, pada kenyataannya petani yang hanya hidup dari pertanian biasanya kurang sejahtera dibandingkan petani yang mengonversi lahan pertanian dan memanfaatkan lahan untuk kegiatan non pertanian. Dengan demikian, larangan petani mengubah lahan pertanian menjadi lahan non pertanian melanggar hak petani untuk hidup sejahtera.

Wawancara dengan PPAT

Wawancara dengan PPAT

Lebih lanjut, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa larangan alih fungsi lahan disertai dengan ketentuan bahwa petani di lahan seluas 17.000 ha mendapat insentif karena tidak mengubah lahan pertanian menjadi non pertanian. Sebaiknya pemerintah memberikan insentif secara adil dengan menetapkan kriteria yang jelas yang harus dipenuhi agar petani dapat menerima insentif. Insentif juga harus memberikan jaminan bagi peningkatan kesejahteraan petani.