Info Akademik

Focus Group Discussion Tim Riset Universitas Janabadra Dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul

  • Admin
  • 27 Juli 2022
  • 1120

Pada hari Rabu tanggal 21 Juli 2022 bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Tim Riset Universitas Janabadra yang diketuai oleh Wika Harisa Putri, S.E., S.H., M.Sc., M.E.I,  mengadakan Focus Group Discassion. FGD kali ini mengusung tema Optimasi Penggunaan Big Data, Pemodelan Transportasi, dan Pendekatam Perilaku dalam Tourism Destination Management Organization (TDMO) untuk Meningkatkan Ketangguhan terhadap Dampak Sosio-Ekonomi Covid-19. Hadir pula ketua LP3M Universitas Janabadra Dr. Erni Ummi Hasanah S.E., M.Si., dan dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Universitas Janabadra dan Kabupaten Gunungkidul sudah menjalin hubungan yang cukup erat, sejak generasi pertama pendampingan UJB di tahun 2012. Beliau juga berharap kolaborasi tersebut bisa terus terjalin, dari MoU dan dapat dilanjutkan dengan PKS, serta mendapatkan luaran penelitian yang sesuai target. Mewakili  Kepala Dinas yang dalam kesempatan tersebut berhalangan hadir,  Setyo Hartoto, S.IP., M.MB., selaku Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata juga mendukung langgengnya kerja sama yang terjalin, hal ini dinilai dapat memperkaya khasanah pengetahuan dari sisi akademisi, yang nantinya dapat digunakan dalam pengambilan kebijakan di lingkungan dinas.

Gunungkidul sendiri memiliki 3 (tiga) aspek wisata yang meliputi : wisata alam, wisata budaya, dan wisata buatan. Data dalam kurun waktu 10 tahun juga menunjukkan bahwa target wisatawan selalu tercapai. Selain itu, terdapat pula sub sektor ekonomi kreatif yang turut mendukung majunya pariwisata Gunungkidul yakni dari kuliner, seni kriya dan seni pertunjukan. Dukungan pemerintah ditunjukkan dalam pembangunan Taman Budaya Gunungkidul yang bertujuan meningkatkan persentase minat wisatawan terhadap seni pertunjukkan yang kini baru meraih 9,7%.

Tim Riset terdiri dari dosen dari Prodi Akuntansi, yaitu ketua tim, Wika Harisa Putri, bersama dengan dua mahasiswa Nova dan Robby, dari Prodi Teknik Sipil, Dr. Nindyo Cahyo Kresnanto, S.T., M.T., dan mahasiswanya Wildan, serta dari Prodi Informatika, Eri Haryanto, S.Kom., M.Kom., dan dua mahasiswanya, Laras dan Shalsa. Riset ini diselenggarakan dengan Skema Riset Keilmuan, Hibah Pendanaan dari Kemdikbudristek dan LPDP sekaligus mengimplementasikan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Universitas Janabadra.

 

Sebagai bahan diskusi, tim riset yang diwakili Dr. Nindyo Cahyo Kresnanto, S.T., M.T. menjabarkan bahwa, pemerataan wisata gunungkidul untuk saat ini masih sangat kurang. Dilihat dari perilaku wisatawan, terlihat bahwa masyarakat/wisatawan lebih tertarik mengunjungi kawasan pantai dan gunung (tempat tinggi), sedangkan untuk kawasan tengah masih kurang dikunjungi. Hal ini diharapkan dapat mendorong adanya upaya untuk menciptakan daya tarik wisata (DTW) di kawasan tengah Gunungkidul. Karena selama ini kawasan tengah ini dianggap hanya dilewati saja. Terlebih lagi ketika Jalur Jalan Lingkar Selatan sudah resmi dibuka, maka wisatawan kemungkinan akan lebih banyak menggunakan jalur tersebut menuju pantai, sehingga kawasan tengah akan jarang di lewati. Pada saat diskusi, Bapak Supriyanta mengatakan bahwa sebenarnya, tercatat ada sekitar 78 POKDARWIS, dan diantaranya ada juga yang mendapatkan banyak kunjungan wisatawan, hanya saja karena tidak adanya retribusi, dan kesadaran pengelola kawasan wisata yang rendah dalam melaporkan data jumlah kunjungan, mengakibatkan tidak adanya sumber data yang masuk. Dalam tanggapannya, Wika Harisa Putri memberikan usulannya tentang wacana wisata premium, yang menyasar wisatawan kalangan atas, sehingga meningkatkan jumlah belanja wisatawan yang untuk saat ini berada diangka kurang dari 200.000.

 

Humas UJB

Dibaca : 1120